contact
Test Drive Blog
twitter
rss feed
blog entries
log in

Kamis, 01 Desember 2011

Menurut Arif F. Hadipranata, wirausaha adalah sosok pengambil risiko yang diperlukan untuk mengatur dan mengelola bisnis serta menerima keuntungan financial ataupun non uang.
Drucker menilai wirausaha secara umum dalam arti jiwa atau nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti adanya keinginan untuk melakukan perubahan, dan sifat harus terhadap sesuatu yang baru
Kathleen mengemukakan bahwa wirausaha adalah orang yang mengatur, menjalankan, dan menanggung risiko bagi pekerjaan-pekerjaan yang dilakukannya dalam dunia usaha.
Anwar Gozally mengartikan wirausaha sebagai seorang yang mengambil tanggung jawab untuk menciptakan atau memperkenalkan gagasan baru yang disebut innovasi. Mereka dapat berperan sebagai pencetus maupun penemu. Mereka merupakan pimpinan yang berupaya merealisasikan pemikiran menjadi kenyataan yang menguntungkan.
Thomas W Zimmerer Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
Andrew J Dubrin Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person   who founds and operates an innovative business).
Robbin & Coulter
Entrepreneurship is the process whereby an individual or a group of individuals uses organized efforts and means to pursue opportunities to create value and grow by fulfilling wants and need through innovation and uniqueness, no matter what resources are currently controlled. (Kewirausahaan adalah proses dimana seorang individu atau kelompok individu menggunakan upaya terorganisir dan sarana untuk mencari peluang untuk menciptakan nilai dan tumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan melalui inovasi dan keunikan, tidak peduli apa sumber daya yang saat ini dikendalikan.
Acmad Sanusi .Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis.
Zimmerer.Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan
Soeharto Prawiro Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth)
          Inpres No. 5 tahun 1995 tentang Gerakan Nasional Memasyarakatkan dan Membudayakan kewirausahaan menjelaskan arti kewirausahaan. Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah kepada upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi, dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Kewirausahaan adalah kepribadian wirausaha. Kewirausahaan dapat diistilahkan dalam bahasa Inggris entrepreneur. Kepribadian unggul kewirausahaan adalah nilai-nilai watak usaha yang sangat tinggi. Wirausaha merupakan pejuang kemajuan yang mengabdikan diri kepada masyarakat dalam wujud dedikasi dan tekadnya atas kemampuan sendiri untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang makin meningkat, memperluas kesempatan kerja, turut serta, dan berdaya upaya mengakhiri ketergantungan pada luar negeri dan dalam melakukan fungsi-fungsinya tersebut selalu tunduk pada hukum dan lingkungannya.
Pendidikan kewirausahaan perlu diberikan sejak diri.
           Dalam rangka menjadi seorang wirausahawan yang tangguh, seseorang harus memiliki beberapa ciri tertentu antara lain sebagai berikut:
·         Memiliki keberanian untuk mengambil risiko dalam menjalankan usaha.
·         Memiliki daya kreasi, imajinasi dan kemampuan yang tinggi untuk menyesuaikan diri dengan keadaan.
·         Memiliki semangat dan kemauan untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi.
·         Mengutamakan efisiensi dan penghematan penghematan biaya.
·         Memiliki kemampuan untuk memotivasi bawahan atau partner usaha agar mempunyai kemampuan tinggi.
·         Memiliki cara analisis yang tepat, sistematis dan metodologis.
·         Tidak konsumtif, selalu menanamkan kembali keuntungan yang diperoleh, baik untuk memperluas usaha yang sudah ada maupun menanamkannya pada usaha-usaha yang baru.
·         Memiliki kemampuan dalam menilai kesempatan yang ada serta membawa teknik-teknik baru dalam mengorganisasi usaha-usahanya secara tepat dan efisien.
          Kewirausahaan tidak muncul secara mendadak, akan tetapi melalui proses pembelajaran. Perlunya pendidikan kewirausahaan bagi setiap orang antara lain sebagai berikut :
Tenaga-tenaga wirausaha mempunyai kemampuan luar biasa. Oleh karena itu, sudah sewajarnya memberikan kesempatan kepada setiap manusia memiliki kepribadian wirausaha. Ilmu kewirausahaan dapat dibentuk, dilatih, dididik, dikembangkan dan ditingkatkan jumlahnya.
Seorang yang berjiwa wirausaha, diri sendirilah yang menjadikan seorang manusia yang berkepribadian dan berwatak unggul, memberikan kemampuan untuk membersihkan sikap mental negatif, serta meningkatkan daya saing dan daya juang untuk mencapai kemajuan.
 Jiwa kewirausahaan merupakan salah satu bekal bagi seseorang dalam menjalani kehidupan.
 Kewirausahaan adalah sumber peningkatan mutu kepribadian dan kemampuan usaha. Usaha penggalian kewirausahaan sangat mutlak diharapkan oleh setiap orang.
           Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh oleh suatu masyarakat dan negara dengan adanya orang-orang yang berjiwa wira-usaha, antara lain sebagai berikut :
·         Sebagai generator dan sumber penciptaan serta perluasan kesempatan kerja.
·         Sebagai pelaksanaan pembangunan yang dapat dipercaya integritasnya dan berdedikasi memajukan lingkungannya.
·         Sebagai penolong orang lain agar orang lain mampu membantu dan menolong dirinya.
·         Sebagai pembayar pajak yang teratur.
·         Sebagai sumber tenaga manusia yang ideal.
          Istilah kewirausahaan pada dasarnya merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability) dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup untuk memperoleh peluang dengan berbagai risiko yang mungkin dihadapinya, maka definisi:
“Entrepreneurship is the result of a disiplined, systimatic process of applying creativity and innovations to satisfy need and opportunities of the marketplace“.



6

6 komentar:

  • Mohamad Kamil on 5 Desember 2011 10.09

    jangan lupa mengunjungi blog aku ini...

    kamil-ain.blogspot.com

  • PoeR_Purwanti on 13 Desember 2011 06.29

    artikel ini cukup menarik dan bermanfaat untuk bidang usaha dan dapat menambah pengetahuan tentang kewrausahaan namun alangkah baiknya jika dalam artikel ini disisipkan contoh dan penambahan artikel yang mendukung tulisan anda ini.
    terima kasihh

  • Hendri anagh soleh on 13 Desember 2011 07.06

    Artikel ini menarik dan mungkin alangkah baiknya penulis juga memberikan opini tentang kewirausahaan itu sendiri tidak hanya menurut para tokoh tetapi penulis tidak memberikan opininya,dan juga lebih baik lg apabila artikel tersebut diberikan contoh - contoh kongkritnya agar pembaca menjadi lebih paham.terima kasih

  • firda aprilianto on 13 Desember 2011 08.13

    artikel yang sudah sangat menarik karena memberikan informasi dan juga pengetahuan sehingga hal ini akan menarik minat pembaca

  • SocioLogy and anthropoLogy Education on 13 Desember 2011 20.27

    artikel yang sangat menarik...
    menurut saya, sebaiknya penulis memasukkan tentang pendapat mengenai pengertian kewirausahaan itu sendiri....
    tetap semangat yah....

  • Coretan Icha on 15 Desember 2011 00.49

    alangkah baiknya jika menulis artikel dari pandapat beberapa tokoh diberi sumber dimana anda mengutipnya, agar tidak dikatakan plagiat..
    terima kasih..

  • Poskan Komentar

    Pages

    Diberdayakan oleh Blogger.

    You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

    Loading...

    This Time

    Share it

    Populer